Minggu, 16 Juni 2013

Hakekat Sholat



Dalam agam Islam tidak dikenal
istilah sembahyang.Yang ada ialah
Sholat.Kata sholat ini kita
temukan dalam kitab Suci AL
QUR’AN dengan kata sholat/
sholati.Sedangkan kata sholat menurut ilmu nahu terjamahan
kedalam bahas Indonesia ialah
Sholeh. Sholat Agama Islam ialah berkiblat
ke Baitullah,Berkiblat disini yang
tersirat disini ialah Menghadap ke Baitullah bukannya
yang ada bengunannya dinegara
Arab,melainkan Baitullah yang ada
pada diri manusia .Yang letaknya
diatas perut,diujung jantung
( QOLBU ). Bila masjid terdapat bedug yang
dahulunya dibuat dari kulit sapi
betina,itu mengikuti bedug yang
ada di Baitullah (qolbu )kita.Itu
pula sebabnya maka orang jawa
mengatakan kulit itu dengan kata kalep.Berasal dari kata QOLB
(qolbu ) Mengapa masjid dinamakan
Masjidil Haram?sehingga ada
pertanyaan mengapa kalau
haram dimasuki bukan dijauhi? Riwayatnya : Para sahabat Nabi
Muhammad SAW,sangat kasihan
bila melihat Nabi Besholat dengan kepanasan .Oleh
sebab itu lalu dibuatkan sebuah
bangunan. Ketika hendak sholat,para
sahabat lalu mempersilahkan
untuk mempergunakan bangunan
itu,sekalian diberi nama. Setelah melakukan sholat
dibangunan hasil karya para
sahabat itu,Rosulullah lalu
memberinya nama : Masjidil
Haram.Maksudnya agar umat
Islam tidak mengutamakan atau menilai bahwa dengan bersholat
dibangunan semacam itu,pasti
sholatnya diterima aleh
ALLAH.Tetapi maksud ini tidak
dapat dibaca oleh para
sahabat.Dan para sahabatpun tidak ada yang menanyakan
mengapa Rosulullah
menamakannya Masjidil Haram. Itulah sebabnya maka setiap
bangunan yang dipergunakan
untuk sholat umat Islam lalu
meniru bentuk Masjidil Haram
yang dibangun oleh para sahabat
Nabi.Sudah barang tentu bangunan yang sekarang ini
sudah beberapa kali mengalami
perbaikan.Baik dalam bentuk
maupun bahannya. Dalam AL QUR’AN ada perintah
ALLAH bahwa umat Islam bila
melaksanakan sholat yang fardhu
wajib melakukannya di BAITULLAH
( rumah ALLAH ).Dan dalam sebuah
sabda Rosulullah dalam Hadist mengatakan : “SESUNGGUHNYA SEAMPUH-
AMPUHNYA SHOLAT BILA DILAKUKAN
DENGAN TIDAK DIKETAHUI OLEH
ORANG LAIN “ Kalau kita pikirkan selintas
antara firman ALLAH dengan
Hadist diatas sangat
berlawanan.Sebab sholat fardhu
di BAITULLAH ( kalau diartikan
masjid ) tentunya dengan sholat
berjamaah.Tetapi Hadist
mengatakan Sholat yang ampuh
bilatidak diketahui oleh orang
lain.Tidak diketahui bukan berarti
tidak dilihat,Bukan ! Dalam kebingungan ini maka
sebagian orang Syari’at
menuduh Hadist itu adalah Dho’if
( palsu ).Padahal sebenarnya
Hadist itu benar adanya. Sesungguhnya Sholat Nabi
Muhammad SAW itu sendiri terdiri
dari 3 macam dan kita sebagian
umat Islam juga wajib
melakukannya. 1.Sholat Syari’at : Dilakukan 5
kali sehari dengan 17 Roka’at 2.Sholat Tauhid : Dilakukan 24 jam
( 5waktu )di BAITULLAH 3.Sholat Dha’im : dilakukan
sewaktu-waktu bila diperlukan
untuk berhubungan langsung dengan Sang Pencipta
( ALLAHU AKBAR ). 1.SHOLAT SYARI’AT Sholat ini sesungguhnya biasa
dilakukan oleh mereka dari
golongan Syari’at.Mereka Melakukan 5 kali sehari
semalam.iaitu waktu SUBUH,
DHUHUR,AS’HAR, MAGRIB, ISYA. Yang tersirat dari perintah ALLAH
disini ialah : 1.Sholat Subuh: 2 rokaat,dan
dapat dilakukan secara
berjamaah.Sholat ini memperingati saat kita dilahirkan
kea lam fana ini.Kita lahir terdiri
dari 2 bagian : lahir dan batin.Lagi pula
kita lahir tidak
sendirian.Disaksikan oleh Bidan/Dokter/Dukun
bayi,Bapak,Ibu.itu sebabnya maka
sholat subuh ini biasa dilakukan secara
berjamaah 2.Sholat Dhuhur :4
rokaat.Tujuannya ialah untuk
mencari nafkah (Lahir maupun
Batin) Dalam mencari nafkah,maka
memerlukan ke 4 hawa
nafsu :nafsu amarah,luamah
supiyah,mutmainah Bisa dilakukan berjamaah bila
sholat Jum’at : dilakukan hanya
2 roka’at,karena yang 2 roka’at
pertama sudah dipergunakan
untuk khotbah.Dan khotbah itu wajib
diikuti,karena merupakan rejeki
batin ( Santapan rokhani ) 3.Sholat as’har : 4
Roka’at .Tujuannya untuk
berbuat amal.Dalam berbuat amal
lahir dan amal batin,maka
dipergunakan
jasad,nyawa,rokh,dan rokhani 4.Sholat maghrib : 3
roka’at.Tujuannya untuk
mati.Tiga roka’at karena orang
mati itu melepaskan :Dzad,Nur dan Sir 5.Sholat Isya :4 roka’at.Karena
Tujuannya untuk hijrah ( pindah
dari Alam Fana ke Alam Akherat ), maka jasad harus
membawa roh jasmani/hewani,roh nabati,dan roh rewani -nyawa harus membawa Roh
Rahmani dan Roh Nurani -Roh harus membawa Roh Kudus -Rokhani harus membawa Roh
Rabbani dan Roh Burhani 2.SHOLAT TAUHID Sholat Tauhid ini dipergunakan
sebagai pengisi waktu luang
antara ke 5 sholat sayari’at.Hal
ini untuk memenuhi persyaratan
Firman Allah : “ BARANG SIAPA SELALU INGAT
KEPADAKU,MAKA AKU AKAN SELALU
INGAT KEPADANYA “ Maka para penganut ilmu
MA’RIFAT mengutamakan sholat
Tauhid dari pada sholat Syari’at Padahal Sholat syari’at itu jaga
termasuk sholat Muhammad
SAW.Dan ada maksud dan
tujuannya .Dikarenakan
kebanyakan mereka tidak
mengerti maksud dan tujuannya,maka sholat syari’at
banyak ditinggalkan oleh orang
Mari’fat. Sholat Tauhid dilakukan dengan
melakukan ( Dzikir Qolbu ).Dengan
Dzikir Qolbu Ini,maka senua nafsu diimami oleh
Rosul/Nur Muhammad dan juga
semua Alif Mutakalimun Arif
melakukan sholat di Baitullah.Ini
adalah sholat fardu yang
dilakukan berjamaah di Baitullah.Dan ini pula yang
dimaksud dengan sholat paling
ampuh yang tidak diketahui oleh
orang lain ! Keterangan : Mula-mula mereka
sholat di Baitul Muharam
(Tenggorokan ),lalu pindah ke
Baitul Muqadis ( Puser ) terus ke
Baitul Ma’mur ( kening ),lalu
pindah lagi ke Baitul Muqadas ( Kemaluan ) dan akhirnya sholat
di Baitullah ( Ulu Hati ) Oleh karena adanya sholat
ini,maka baik bayi lahir maupun
orang mati tidak pernah tepat
jamnya.Kalau tidak lebih sekian
detik atau menit,ya kurang
sekian detik atau menit.Yang hanya Sholat di Baitullah,Tidak
berpindah-pindah ialah ke4 nafsu
yang diimami oleh Rosul/Nur
Muhammad. 3. SHOLAT DHA’IM Sewaktu di Gua Rahim,semua
umat manusia pernah melakukan
sholat.Dan sholatnya adalah
Dha’im Mul Haq.Oleh sebab itu
tidak benar bahwa masih ada
orang kafir hidup dialam Fana ini. Karena ketika lahir kita ini
kehilangan HAQ,maka lalu LAHAULA
WALA QUWATA ILLA BILLAHIL
ALIYIL’ADHIM ( Tiada daya apa-
apa kecuali ALLAH yang punya
kuasa ),tidak bias lagi KUNFAYAKUN.Maka selama hidup ini
kita ikhtiar untuk mandapatkan
HAQ yang hilang itu.Agar kita
dapat berbuat amal dengan
sempurna. HAQ ini adanya di Alam Akbar/
LAUHUL MAHFUZ.Sarananya sudah
ada dan dalam diri kita.Yaitu
ditengah-tengah Tonsil.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar